Perkembangan pengobatan membuat kanker paru kini tidak lagi identik dengan vonis singkat. Selain kemoterapi, tersedia terapi generasi baru yang lebih efektif.
"Setengah dari kasus kanker paru di Asia memiliki mutasi gen yang bisa diobati dengan obat-obatan khusus. Kami sudah punya obat generasi kedua dan ketiga. Imunoterapi juga semakin maju, bahkan sudah tersedia di Indonesia," kata dr. Chopra.
Teknik operasi robotik dan teknologi proton radiation juga memungkinkan pengobatan yang lebih aman dan minim efek samping. "Bagi pasien lanjut usia yang tidak memungkinkan operasi besar, radiasi modern ini bisa jadi pilihan," tambahnya.
Dulu, pasien kanker paru stadium 4 hanya bertahan kurang dari setahun. Kini, dengan terapi modern, pasien dengan mutasi tertentu bisa bertahan 4–5 tahun, bahkan lebih dari 10 tahun pada kasus tertentu.
Banyak pasien Indonesia mencari perawatan ke luar negeri, termasuk ke Onc...