
BARANG bukti berupa rongsokan sepeda motor serta minuman dari gudang Gedung Negara Grahadi dijarah oleh massa liar berpakain hitam hitam. Mereka hendak membawa rongsokan itu keluar halaman Gedung Negara Grahadi.
Masa leluasa menjarah barang bukti rongsokan sepeda motor, karena tidak ada satupun petugas kepolisian yang ada di Gedung Negara Grahadi. Hanya petugas Satpol PP melihat dari kejauhan.
Penjarah dibagi menjadi dua, satu kelompok melakukan pelemparan ke arah petugas Satpol PP sedangkan sebagian leluasa membawa rongsokan sepeda motor.
Mereka yang menjarah bukan hanya orang dewasa tapi juga anak di bawah umur.
Onderdil motor yang sudah rusak seperti knalpot, rangka motor maupun onderdil lainnya dibawa keluar halaman Gedung Negara Grahadi dengan menggunakan sepeda motor.
Tidak adanya petugas kepolisian, mereka leluasa mengambil semua barang barang tersebut. Bahkan, gudang tempat menyimpan minuman mineral maupun bersoda tidak luput dari penjarahan.
Mereka memecahkan kaca lebih dulu, kemudian masuk ke dalam gudang sambil menguras isi gudang. Mereka langsung berlari keluar sambil membawa barang jarahan.
Kondisi mulai mereda setelah empat personil polisi datang ke lokasi. Mereka berlari menuju jalan Pemuda Surabaya sambil membawa barang jarahan.
Situasi terkendali, petugas dari satpol dan Biro Umum Setdaprov Jatim langsung melakukan pembersihan lokasi. “Rongsokan sepeda motor harus diangkut ke belakang gedung agar tidak dijarah lagi,” kata staf Biro Umum.
Kabiro Umum Setdaprov Jatim yanuar Rachmadi langsung memimpin jalannya pembersihan bekas bekas jarahan.(H-2)