Liputan6.com, Jakarta Sejak Ruben Amorim tiba di Old Trafford pada November lalu, namanya terus digaungkan fans Manchester United di setiap pertandingan. Kekalahan demi kekalahan tidak mengikis dukungan itu, seolah ada keyakinan yang lebih besar dari sekadar hasil. Namun, suasana itu berubah drastis dalam sekejap.
Kekalahan dari Grimsby Town di ajang piala domestik menghadirkan salah satu malam terburuk dalam sejarah klub. Fans yang biasanya lantang mendukung tiba-tiba bungkam, dan bahkan beberapa melampiaskan kekecewaan kepada pemain. Momen itu menandai pergeseran suasana hati yang selama ini jarang terlihat.
Keterpurukan United kali ini terasa lebih pahit karena mereka tidak bermain di Eropa, menjadikan kompetisi domestik sebagai satu-satunya harapan. Justru di situ mereka terjungkal, membuka pertanya...